Sunday, April 20, 2014

Sebanding



Yohanes 3 : 16
Sebab Elohim demikian mengasihi dunia ini, sehingga Dia mengaruniakan Putra-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan dapat memperoleh hidup kekal.

Para pemuda-pemudi dari berbagai suku dan agama mengikrarkan diri bersama sebagai satu bangsa, yakni bangsa Indonesia. Perjuangan sampai kepada titik ini bukanlah perkara mudah. Butuh waktu bertahun-tahun dan pengorbanan yang begitu banyak untuk mencapainya. Beberapa dari antara mereka ketika itu mungkin ada yang sudah berbulan-bulan tidak bertemu dengan orang yang mereka kasihi atau mengeluarkan banyak uang demi bisa menghadiri pertemuan bersejarah Jakarta ini.

Seperti yang kita ketahui, kemerdekaan Indonesia tidak datang sehari setelah para pemuda-pemudi ini mengucapkan bersama Sumpah Pemuda. Kurang lebih 17 th setelah mereka berjanji, Indonesia memperoleh kemerdekaannya. Jika salah satu diantara tokoh Sumpah Pemuda 1928 itu kini masih hidup dan kita bisa menemuinya dan bertanya apakah pengorbanan yang ia dan teman-teman lakukan dahulu sebanding dengan hasil yang dicapai Indonesia kini, maka kemungkinan besar ia akan berkata sebanding.

Seperti itulah Elohim ketika berupaya menyelamatkan manusia dari jerat dosa dan mengembalikan hubungan antara diri-Nya dengan manusia. Meski pun harga yang harus dibayar adalah nyawa Yesus sendiri, tetapi tidak ada penyesalan dari-Nya ketika melaksanakan hal tersebut. Bagi Elohim, manusia adalah ciptaan yang sangat dikasihi-Nya. Dia begitu mencintai kita sehingga Dia tidak mau kita terpisah dari-Nya. Sadarkah kita akan hal ini? Bahwa Elohim sangat ingin dekat dengan kita, ingin berkomunikasi dengan kita tiap waktu tanpa ada penghalang apapun.

Oleh sebab itu, mari setiap kita saat ini mengambil waktu mengucap syukur atas segala kasih dan pengorbanan Tuhan Yesus. Buatlah komitmen bersekutu dengan-Nya setiap hari. Sungguh, Tuhan Yesus layak menerima semua ini dari kita. Di mata Elohim, keselamatan hidup kita sebanding nilainya dengan karya penebusan yang dikerjakan Yesus 2000 tahun yang lalu.

Sumber : Majalah M-Times Indonesia edisi Maret - April 2013 (jawaban.com / bm)