Amsal 23 : 18
Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang .
Pernahkah kita melakukan kesalahan fatal di dalam hidup kita? Sepertinya tidak ada satu kuasa pun yang sanggup mengeluarkan kita dari sana. Lalu bagaimana dengan tujuan Ilahi yang telah Tuhan tetapkan dalam hidup kita? Apakah hal itu masih dapat kita wujudkan?
Hidup itu bagaikan kapal yang berlayar di lautan lepas. Satu-satunya indikasi yang bisa menunjukkan arah yang tepat bagi kapal itu adalah kompas. Sepanjang perjalanannya, kapal itu akan melalui banyak badai yang terdahsyat sekalipun, dan di saat itu kapal tersebut bisa saja menyimpang jauh dari arah tujuannya semula. Tapi kompas akan selalu menunjukkan arah dengan tepat dan mengembalikan kapal ke tujuannya semula.
Demikian juga dengan hidup kita. Kita bisa saja dalam kebodohan kedagingan kita mengambil pilihan yang salah dan jatuh dalam dosa yang terkelam, tapi ketika kita berbalik kepada Tuhan sebagai kompas kehidupan, IA akan kembali menuntun hidup kita ke arah yang tepat dan tujuan Ilahi itu akan tetap tergenapi.
Sama sekali tidak disarankan untuk kita bebas berbuat dosa dan mengambil keputusan yang salah, karena toh kapan pun kita ingin kembali, tangan Tuhan akan senantiasa terulur bagi kita. Sejauh apapun kita tersesat saat ini, sedalam apapun kita terjebak dalam dosa-dosa kedagingan kita, tujuan Ilahi itu tetap tersedia bagi kita. Pilihan ada di tangan kita saat ini, apakah kita akan kembali dan mempercayakan hidup kita sepenuhnya kepada Yesus, sang kompas kehidupan atau menjadi orang yang terhilang untuk selama-lamanya.
Hidup kita sangat berarti di mata Tuhan. Tanpa kita, ada sebuah tempat di hati Tuhan yang kosong dan menantikan kehadiran kita di sana. Tak sedetik pun Tuhan berhenti untuk mengasihi kita. Hatinya selalu tersedia bagi kita. Jangan sia-siakan hidup kita !!! Jangan pernah menyerah untuk selalu kembali kepada Tuhan Yesus.
Tuhan Yesus tak pernah menyerah untuk terus mengasihi kita.
Sumber : Majalah M-Times Indonesia edisi Maret - April 2013 (jawaban.com - Lestari E.P)