Thursday, April 10, 2014

Tuhan yang Lembut & Rendah Hati



Matius 11 : 29
Pikullah kuk-Ku atasmu dan belajarlah dari-Ku, sebab Aku lemah lembut dan rendah hati dan kamu akan mendapatkan kelegaan bagi jiwamu. (terj.ILT)

Sejak awal penciptaan, manusia diciptakan Elohim sebagai makhluk pekerja. Diciptakan dengan tujuan untuk menaklukkan bumi dan segala isinya. Bahkan ketika manusia ditempatkan Elohim di Taman Eden, manusia diberi tugas untuk mengusahakan dan memelihara taman itu. Namun karena manusia jatuh dalam dosa, pekerjaan manusia jadi berat. Susah payah manusia mencari rezeki akan dialami seumur hidupnya. Alkitab menjelaskan bahwa dengan berpeluh/berkeringat manusia akan mencari makanan, dan kesusahan itu akan berakhir ketika manusia kembali lagi menjadi tanah.

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa karena begitu besar kasih Elohim pada manusia maka Ia memberikan Anak-Nya yang tunggal supaya setiap orang percaya dan menerima-Nya akan diselamatkan dan dipulihkan. Termasuk keselamatan dari kutuk ekonomi dan pekerjaan. Itu artinya bagi mereka yang percaya dan menerima Kristus / Mesias akan mengalami pemulihan dari beban berat yang harus ditanggung akibat kutuk dosa. Sebab Yesus Kristus mengatakan kuk yang dipasang kepada hamba-hamba-Nya itu enak dan beban dari-Nya pun ringan.

Kenapa demikian? Karena yang menjadi bos atau tuan kita adalah pribadi yang lemah lembut dan rendah hati sehingga jiwa kita mendapat ketenangan Betapa bahagianya bila kita memiliki Tuhan dan Elohim yang lemah lembut dan rendah hati, sebab keberadaan kita diterima apa adanya. Bahkan karena Yesus rendah hati beban kita yang terberatpun telah Ia pikul di kayu salib.

Seperti nama-Nya yang adalah Imanuel, Dia pun ikut bersama kita dalam memikul beban kita, bahkan Ia membantu kita dalam menyelesaikan tugas dan tanggung jawab kita.

Sumber : Majalah M-Times Indonesia edisi Maret - April 2013.