Sinetron Indonesia
- ceritanya melulu tentang anak remaja.
- setting di sekolah, pakai seragam sekolah, tapi jarang sekali mengekplorasi proses pembelajaran (mereka ke sekolah tidak untuk menuntut ilmu tapi untuk mengejar cinta / dendam dengan persaingan yang tidak sehat)
- tentang cinta sepasang anak remaja, selalu ada yang tertindas dan menindas.
- arah ceritanya entah kemana, "ending"nya pun nggak jelas.
- selalu ada ketua genk, pemeran netral, dan pemeran cupu.
- sedihnya nggak tulus, malah banyak anehnya.
- ceritanya tentang orang dewasa.
- selalu ada 1 profesi yang diangkat dan bukan sekedar label tapi benar2 ada proses disana. contoh : full house (fokus pada profesi sebagai artis dan penulis), personal taste (fokus pada profesi arsitek), yang lainnya lupa.
- porsi ceritanya seimbang antara cinta dan profesi.
- arah ceritanya jelas sampai akhir.
- sedihnya maksimal, nangisnya kelihatan alami.