Saturday, April 5, 2014

Sengaja Menunda



Yohanes 11 : 6
Namun setelah didengar-Nya, bahwa Lazarus sakit, Ia sengaja tinggal 2 hari lagi di tempat dimana Ia berada.

Apakah respon kita saat mendengar keluarga atau sahabat yang kita kasihi sakit keras dan berada dalam keadaan kritis? Tentu kita ingin segera menjenguknya dan sebisa mungkin membantunya bukan?
Tetapi respon Tuhan Yesus saat mendengar Lazarus sakit sungguh berbeda, dituliskan bahwa Tuhan Yesus saat itu "sengaja tinggal 2 hari lagi". Tuhan Yesus sengaja menunda untuk menemui Lazarus.
Apakah Tuhan Yesus tidak peduli dengan penderitaan Lazarus dan kesedihan Maria serta Marta sehingga dengan sengaja menunda menemui mereka di saat kritis seperti itu? Tentu saja Tuhan Yesus sangat peduli !
Tetapi Dia menunggu waktu yang tepat untuk mengunjungi mereka sehingga melalui kejadian tersebut Tuhan Yesus dimuliakan.

Jika melihat melalui sudut pandang manusia, penundaan adalah sesuatu yang menyakitkan. Tidak ada seorang pun yang menyukai penundaan, bahkan penundaan jadwal pesawat terbang saja bisa membuat kita gusar. Berdasarkan pemikiran manusia, penundaan adalah sebuah bentuk kesalahan, mungkin bisa terjadi karena faktor human error atau pun sesuatu yang tidak dapat dikendalikan. Namun penundaan dalam sudut pandang Tuhan Yesus bukanlah sesuatu yang kebetulan atau sesuatu yang tidak terprediksi. Kita mungkin melihatnya sebagai penundaan atau keterlambatan, namun sebenarnya bagi Tuhan Yesus hal itu sudah dirancangkan-Nya. Dalam kebijaksanaan-Nya, Tuhan Yesus mengajar kita untuk belajar banyak hal saat berada dalam waktu "menungu" mukjizat Tuhan. Penundaan Tuhan Yesus yang kita terima dengan kerendahan hati akan menghasilkan kebijaksanaan, kesabaran, daya tahan, ketekunan dan banyak kualitas lain yang membentuk kita menjadi semakin seperti Kristus.

Apakah kita berada dalam situasi seperti Lazarus, Maria dan Marta saat ini?
Apakah sepertinya Tuhan Yesus begitu jauh dan tidak terjangkau? Tidak, Dia tidak jauh. Dia sangat dekat, hanya saja Tuhan Yesus sedang menunggu waktu yang tepat untuk menjawab doa-doa kita.
Jangan berhenti berdoa dan berharap, pertolongan Tuhan Yesus pasti akan kita alami. Namun Tuhan Yesus tidak pernah terburu-buru, Dia selalu tepat waktu.

Jadi jangan takut ataupun kuatir, percayalah kepada-Nya. Dalam waktu-Nya Tuhan Yesus, kita akan melihat karya-Nya yang ajaib. Waktu Tuhan Yesus selalu layak untuk kita nantikan dan waktu-Nya adalah yang terbaik.

Sumber : Majalah M-Times Indonesia edisi Maret - April 2013.