Masa Anugerah
Sekalipun seluruh balatentara surga dan semua penghuni kerajaan neraka sudah siap, tetapi jika kehidupan normal di dunia ini masih berjalan - bukan berarti janji kedatanganNya dibatalkan. Sekarang ini yang berlaku adalah Masa Anugerah dari Allah Bapa. Allah Bapa masih memberi sedikit waktu lagi, memberi kesempatan kepada orang-orang Kristen di seluruh dunia untuk mempersiapkan diri menjadi Mempelai Kudus menyambut Tuhan Yesus datang kedua kali di awan-awan.
Sekarang ini yang terjadi semata-mata adalah Masa Anugerah Allah Bapa, supaya setiap anak-anak Tuhan berjuang "mengerjakan keselamatannya sendiri" dengan menjaga kekudusan dan hidup bergaul intim dengan Tuhan Yesus setiap hari.
Tanda Nuh
Tuhan Yesus memperlihatkan apa yang dihadapi oleh anak-anak Tuhan yang mempersiapkan diri menjadi "gadis yang bijaksana" sama seperti keluarga Nuh pada saat mempersiapkan bahtera. Pada saat itu, bertahun-tahun Nuh dengan setia fokus pada Firman Tuhan tentang penghukuman dunia oleh air bah dengan membuat bahtera yang besar. Dia setiap hari dicemooh oleh semua orang termasuk seluruh keluarga besarnya sebagai orang tidak waras dan sesat. Tetapi Nuh tidak bergeming dan terus menyelesaikan bahtera hingga selesai.
Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia. Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, samapi kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia (Matius 24 : 37 - 39).
Bayangkan, Nuh berdelapan berhadapan dengan jutaan orang di seluruh dunia. Semua orang akan berkata, yang benar adalah pendapat jutaan orang bahwa bumi akan tetap lestari. Tetapi mengapa Nuh sama sekali tidak tergoyahkan setiap hari mendengar hujatan dan cemooh orang-orang di seluruh duniatermasuk keluarga besarnya sendiri? Ternyata kuncinya adalah Nuh mengenal Allah secara pribadi !!!
Demikian juga di zaman modern ini, Tuhan Yesus memperlihatkan ada anak-anak Tuhan di seluruh dunia yang saat ini sangat serius menjaga kekudusan hidup untuk menyambut kedatangan Kristus yang kedua. Mereka berhadapan dengan cemooh keras dari orang-orang Kristen yang selalu mengatakan itu tidak Alkitabiah, tidak ada seorangpun yang tahu kapan Tuhan Yesus akan datang. Tapi kenapa mereka tidak bergeming dengan semua serangan itu? Karena mereka hidup bergaul intim dengan Tuhan Yesus setiap hari.
Seperti Nuh, semua anak Tuhan di zaman modern ini mengetahui masanya Tuhan Yesus akan datang, karena Roh Kudus sendiri yang memberi tahu. Nuh tahu masanya sudah dekat ketika bahtera yang dibuat sudah selesai, begitu juga anak-anak Tuhan di seluruh dunia tahu pasti bahwa Tuhan Yesus segera datang karena semua tanda jaman telah digenapi. Anak-anak Tuhan yang hidup kudus sekarang ini menunggu harinya kapan Yesus Kristus turun ke dunia menjemput para saleh-salehNya.
Tidak ada yang tahu kapan harinya dan jamnya, malaikat-malaikat di surga tidak, Anak Allah pun tidak, hanya Bapa saja yang tahu. (BIS Matius 24 : 36).
Seorang anak Tuhan mempersiapkan diri menjadi mempelai yang berkenan dihadapan Tuhan Yesus dengan cara setia melakukan Langkah Iman setiap hari, yaitu:
1. Menjaga kekudusan hidup.
2. Intim bertemu setiap hari dengan Tuhan Yesus secara pribadi di dalam doa, pujian dan penyembahan.
3. Setia mendengarkan Firman Tuhan, dengan tekun membaca Alkitab setiap hari.
4. Merenungkan dan menjadi pelaku Firman Tuhan yang setia.
Orang Kristen menolak mempersiapkan diri di zaman akhir ini karena mereka tidak hidup bergaul intim dengan Roh Kudus, sehingga hari Tuhan akan datang menimpa mereka semua seperti pencuri, seperti seorang perempuan yang hamil ditimpa oleh sakit bersalin - mereka pasti tidak akan luput.
Tetapi kamu saudara-saudara, kamu tidak hidup di dalam kegelapan, sehingga hari itu tiba-tiba mendatangi kamu seperti pencuri, karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan. Sebab itu baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar. Sebab mereka yang tidur, tidur waktu malam dan mereka yang mabuk, mabuk waktu malam. Tetapi kita, yang adalah orang-orang siang, baiklah kita sadar, berbajuzirahkan iman dan kasih, dan berketopongkan pengharapan keselamatan (1 Tesalonika 5 : 4 - 8).
Apabila mereka mengatakan : Semuanya damai dan aman - maka tiba-tiba mereka ditimpa oleh kebinasaan, seperti seorang perempuan ditimpa oleh sakit bersalin - mereka pasti tidak akan luput (1 Tesalonika 5 : 3).
Setelah penyingkapan semua visi itu, Tuhan Yesus menekankan sekali lagi sebuah pesan yang kuat : KERJAKANLAH KESELAMATANMU SENDIRI. Semua anak Tuhan juga diminta untuk setia sampai akhir dan Tuhan Yesus akan mengaruniakan Mahkota Kehidupan di dalam Perjamuan Kawin Anak Domba Allah di surga.
Selesai. (PD Yoel)
Sumber : Majalah M-Times Indonesia edisi Mei - Juni 2013.