"TUHAN melihat luka hatimu saat tak ada satupun yang lain dapat melihatnya."
Kita mungkin berpikir, "Tak seorang pun tahu apa yang saya alami, tidak ada yang merasakan sakit yang saya alami."
Tapi TUHAN tahu !
DIA tahu perasaan dan frustasi kita. DIA melihat krisis dalam jiwa kita. Tidak ada sakit dalam diri kita yang tidak diketahui oleh TUHAN. Mazmur 56 : 8 mengatakan, "Sengsaraku Engkaulah yang menghitung-hitung, air mataku Kau taruh ke dalam kirbat-Mu."
Seringkali ketika kita terluka, kita merasa sangat terisolasi dan kesepian. Mungkin sudah terjadi kematian dalam keluarga, perceraian, mungkin kita telah dipecat, dan kita mulai berpikir, "Tak seorang pun memahami apa yang kurasakan, tidak ada yang bisa memahami perasaan saya, tidak ada yang dapat merasakan sakit ini."
Tapi TUHAN tahu dan TUHAN adalah seperti seorang ayah kepada anak-anaknya, lembut dan penuh kasih kepada mereka yang takut akan DIA." (Mazmur 103 : 13, NLT)
TUHAN tidak hanya melihat, DIA peduli !
DIA tahu penyebab, alasa, hal-hal yang membawa kita ke titik ini. DIA mengerti karena DIA yang menciptakan kita dan DIA melihat luka hati kita saat tidak ada seorang pun yang lain bisa melihat.
Karena TUHAn tahu semua rasa frustasi dan putus asa kita, maka kita dapat memberikan semua perasaan kita kepada ALLAH : "Serahkanlah segala kekhawatiranmu kepada TUHAN, sebab IA mempedulikanmu." (1 Petrus 5 : 7, BIS) Serahkan semuanya secara permanen kepada TUHAN, sekali dan untuk semua, dan kemudian, jangan membawa emosi-emosi yang negatif itu kembali ke dalam hati kita.
Sumber Majalah M-Times Indonesia edisi Maret - April 2013.
Kita mungkin berpikir, "Tak seorang pun tahu apa yang saya alami, tidak ada yang merasakan sakit yang saya alami."
Tapi TUHAN tahu !
DIA tahu perasaan dan frustasi kita. DIA melihat krisis dalam jiwa kita. Tidak ada sakit dalam diri kita yang tidak diketahui oleh TUHAN. Mazmur 56 : 8 mengatakan, "Sengsaraku Engkaulah yang menghitung-hitung, air mataku Kau taruh ke dalam kirbat-Mu."
Seringkali ketika kita terluka, kita merasa sangat terisolasi dan kesepian. Mungkin sudah terjadi kematian dalam keluarga, perceraian, mungkin kita telah dipecat, dan kita mulai berpikir, "Tak seorang pun memahami apa yang kurasakan, tidak ada yang bisa memahami perasaan saya, tidak ada yang dapat merasakan sakit ini."
Tapi TUHAN tahu dan TUHAN adalah seperti seorang ayah kepada anak-anaknya, lembut dan penuh kasih kepada mereka yang takut akan DIA." (Mazmur 103 : 13, NLT)
TUHAN tidak hanya melihat, DIA peduli !
DIA tahu penyebab, alasa, hal-hal yang membawa kita ke titik ini. DIA mengerti karena DIA yang menciptakan kita dan DIA melihat luka hati kita saat tidak ada seorang pun yang lain bisa melihat.
Karena TUHAn tahu semua rasa frustasi dan putus asa kita, maka kita dapat memberikan semua perasaan kita kepada ALLAH : "Serahkanlah segala kekhawatiranmu kepada TUHAN, sebab IA mempedulikanmu." (1 Petrus 5 : 7, BIS) Serahkan semuanya secara permanen kepada TUHAN, sekali dan untuk semua, dan kemudian, jangan membawa emosi-emosi yang negatif itu kembali ke dalam hati kita.
Sumber Majalah M-Times Indonesia edisi Maret - April 2013.