Sunday, November 10, 2013

Hidup Itu Indah Bersyukurlah Senantiasa

Kadangkala hidup mengharuskan menangis tanpa sebab. Kita merasa sudah berbuat baik dan benar, tetapi masih banyak kritikan yang dialamatkan kepada kita. Kita mengira keputusan yang kita ambil sudah tepat, ternyata perkiraan itu keliru.
Jangan putus asa !!! Bangkitlah !!! Teruslah berjuang !!!
Matahari tanpa sinar tidak layak disebut matahari, demikian juga dengan diri kita. Kita adalah matahari yang seharusnya memancarkan sinar, sekalipun mendung kelabu menutupi pandangan orang untuk melihat keindahan cahaya kita.

Bukan karena hari ini INDAH kita bahagia, tapi karena kita BAHAGIA maka hari ini menjadi INDAH.
Bukan karena tidak ada RINTANGAN kita menjadi OPTIMIS, tapi karena kita OPTIMIS maka RINTANGAN menjadi tidak terasa.
Bukan karena MUDAH, kita YAKIN BISA, tapi karena kita YAKIN BISA maka semuanya menjadi MUDAH.
Bukan karena  semua BAIK kita TERSENYUM, tapi karena kita TERSENYUM maka semua menjadi BAIK.
Bukan karena kita mengucap SYUKUR maka KEBAHAGIAAN terasa dekat, tapi BERSYUKURLAH maka KEBAHAGIAAN  senantiasa dekat.
Tidak ada hari yang menyulitkan kecuali kita SENDIRI yang membuatnya menjadi SULIT.
Jangan pernah mengeluh dengan adanya KESULITAN karena KESULITANlah yang telah membuat kita lebih BAIK dan KUAT dari sebelumnya.

Sesungguhnya kunci sukses dalam hidup ini adalah selalu bersemangat, berusaha, disiplin, sabar, bekerja keras, rajin berdoa, banyak berbuat baik serta tidak boleh berputus asa.

Sumber : Majalah M-Times Indonesia edisi Maret - April 2013.

Sisa Pulsa Kehidupan


Datang dan Pergi dengan Tangan Kosong.

Itulah kalimat yang tepat menggambarkan diri kita sewaktu lahir ke dunia ini dan sewaktu meninggalkan dunia ini. Semua orang berawal dan berakhir yang sama. Perbedaannya bagaimana setiap orang mengisi kehidupan di antara awal dan akhir tersebut.
Banyak orang yang 'LUPA' tentang awal dan akhir ini sehingga sepanjang kehidupan hanya sibuk mengejar dan mengumpulkan harta benda dengan segala cara, termasuk merugikan orang lain. Menjadi 'KAYA' adalah tujuan kehidupan yang baik. Tapi selain menjadi kaya dalam harta benda, yang terutama menjadi kayalah dalam perbuatan yang benar.
Di jaman modern ini, begitu mudah kita mengecek saldo rekening di bank. Demikian juga untuk mengetahui berapa sisa pulsa prabayar kartu HP kita. Sayangnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi belum mampu menyediakan fasilitas untuk pengecekan instan 'saldo/pulsa' perbuatan maupun sisa hidup kita.
Andaikan fasilitas semacam ini tersedia, kita bisa happy-happy dulu kalau saldo/pulsa perbuatan benar kita masih berlimpah. Atau segera bergegas kalau posisinyan sudah 'merah'. Jangan menunggu/menunda untuk berbuat benar karena kita tidak tahu berapa 'saldo/pulsa' perbuatan benar kita. Juga kita tidak tahu berapa lama sisa kehidupan kita.
Jangan sampai tertinggal karena 'Kereta Kehidupan' tidak menunggu kesiapan kita untuk kembali ke hadapan Sang Pencipta.
Tetaplah lakukan perbuatan baik dan benar, itulah 'pulsa' bagi kekekalan kita.

Sumber : Majalah M-Times Indonesia edisi Maret - April 2013.

Saturday, November 9, 2013

Cinta Tak Selamanya "I Love You"

"I Love You" kata yang sangat mudah diucapkan oleh siapa saja. Entah itu kepada orang tua, ataupun orang yang kita sayangi. Namun, banyak orang yang sulit mendefinisikan kata "I Love You" itu sendiri.



I Love You bukan saja bermakna kita mencintai orang tersebut, tapi tindakan nyata dari kata I Love You adalah saling menyayangi, mengasihi, menghargai dan menerima. Cinta tak selamanya "I Love You", karena cinta diwujudkan dalam keseharian hidup kita, bisa dibilang orang yang romantis adalah orang yang mengerti arti cinta sesungguhnya, karena ia selalu berusaha membahagiakan orang yang dia sayang.

Setiap pulang kerja sang suami selalu menyium kening istrinya dan itu dilakukannya setiap hari.
Ketika istri melahirkan anak pertamanya, sang suami akan berkata maafkan aku sayang karena telah menyusahkanmu.
Ketika sang suami / istri sedang sakit, maka dia akan slalu berada disamping pasangannya sampai sembuh.
Dan ketika sakit sang suami / istri semakin parah dan meninggal dunia, sang suami / istri akan berkata 'Tunggu aku disana'.
Itulah cinta yang sebenarnya.

Cinta adalah tindakan nyata dari perasaan sayang kita, bagaimana cara kita membahagiakan orang yang kita sayangi. Materi bukan penunjang kebahagiaan. Buat apa kita diberi materi oleh pasangan kita tapi dia tidak pernah membuktikan cintanya dalam tindakan nyata.