Saturday, October 19, 2013

Selagi Ada Kesempatan



Pada akhir-akhir ini kebanyakan orang sudah mulai pudar kasih dan cinta pada sesamanya. Bukan itu saja bahkan pada suami atau istri atau bahkan kepada anak. Mereka hanya disibukkan dengan urusan rutinitas yang semakin hari semakin menuntut perhatian lebih. Padahal Tuhan sudah menganugerahkan kasih yang didalamnya ada cinta yang membuat segala sesuatunya menjadi damai dan indah.

Simaklah kisah berikut ini :
Rumah di Jepang biasanya memiliki ruang kosong di antara tembok yang terbuat dari kayu. Ketika tembok mulai rontok, seorang pemilik rumah menemukan seekor kadal terperangkap di antara ruang kosong itu karena kakinya melekat pada sebuah paku. Dia merasa kasihan sekaligus penasaran. Lalu ketika dia mengecek paku itu, ternyata paku tersebut telah ada disitu 10 tahun yang lalu ketika rumah itu pertama kali dibangun. Apa yang terjadi? Bagaimana kadal itu dapat bertahan dengan kondisi terperangkap selama 10 tahun?
Dalam keadaan gelap selama 10 tahun, tanpa bergerak sedikitpun, itu adalah sesuatu yang mustahil dan tidak masuk akal. Orang itu lalu berpikir, bagaimana kadal itu dapat bertahan hidup selama 10 tahun tanpa berpindah dari tempatnya sejak kakinya melekat pada paku itu.
Orang itu lalu menghentikan pekerjaannya dan memperhatikan kadal itu, apa yang dilakukan dan apa yang dimakannya hingga dapat bertahan. Kemudian, tidak tahu darimana datangnya, seekor kadal lain muncul dengan makanan di mulutnya ... astaga.
Orang itu merasa terharu melihat hal itu. Ternyata ada seekor kadal lain yang selalu memperhatikan kadal yang terperangkap itu selama 10 tahun.

Sungguh ini sebuah cinta ... cinta yang indah. Cinta yang dapat terjadi bahkan pada hewan yang kecil seperti  dua ekor kadal itu. Apa yang dapat dilakukan oleh cinta? Tentu saja sebuah keajaiban. Bayangkan, kadal itu tidak pernah menyerah dan tidak pernah berhenti memperhatikan pasangannya selama 10 tahun. Bayangkan bagaimana hewan yang kecil itu dapat memiliki karunia yang begitu mengagumkan.

Kalau seekor kadal saja bisa memperhatikan pasangannya, terlebih kita sebagai anak-anak Tuhan yang diciptakan penuh dengan anugerah.

Diambil dari majalah M-Times Indonesia edisi Maret-April 2013.

Maju Terus Tuhan Sudah Mengampuni

Saat engkau bangun pagi, engkau mungkin mengingat semua kesalahanmu yang engkau buat kemarin. Engkau mungkin dapat menyebutnya secara lengkap segala sesuatu yang engkau lakukan dengan salah, saat-saat engkau tidak disiplin. Tidak ! Jangan mulai harimu dengan itu. Mungkin di pagi hari engkau bangun dengan merasa bersalah tentang kemarin. Jika engkau gagal meluruskannya saat itu, hari itu akan hancur pula. Engkau akan berjalan terseret-seret, tertekan dan terkalahkan. Jangan jatuh ke dalam perangkap itu...!

Tuhan tidak ingin engkau bermuram durja karena dikalahkan. Ia ingin engkau bangun dan maju terus...!

Bukan hanya Tuhan mengampunimu, tetapi Ia memilih untuk tidak mengingat-ingat kesalahanmu.
Jika seseorang terus-menerus memunculkan peristiwa-peristiwa negatif dari masa lalumu, engkau tahu itu bukan dari Tuhan.

Engkau mungkin telah melakukan beberapa hal yang tidak membanggakanmu, tetapi saat engkau meminta Tuhan mengampunimu, Ia membasuh bersih hal-hal itu. Disamping itu, Ia bahkan tidak menyimpan catatan tentang hal itu. Ia tidak akan mundur ke belakang melalui arsip-arsipNya suatu hari dan berkata : "oh, tunggu sebentar. Aku menemukan sesuatu dalam catatanmu pada tahun 2005 lalu. Aku tidak dapat memberkatimu."

Tidak, bagi Tuhan engkau bahkan tidak memiliki masa lalu. Itu sudah diampuni dan selesai. Engkau siap untuk masa kini yang luar biasa dan masa depan cemerlang. Tuhan melepaskan masa lalu. Pertanyaannya adalah : "apakah engkau juga melepaskannya? Akankah engkau berhenti mengingat apa yang Tuhan pilih untuk melupakan?"

Bangkit dan lupakan masa lalu, berjuang dan kerjakan yang terbaik di masa kini, dan raihlah masa depan yang penuh harapan!!

Diambil dari majalah M-Times Indonesia edisi Maret-April 2013.

Thursday, October 17, 2013

Dampak Penggunaan High Heels

  
Sepatu high heels atau yang sering kita sebut sepatu hak tinggi merupakan salah satu accessoris yang digunakan kaum wanita untuk tampil menarik dan modis, dikarnakan bila seseorang memakai sepatu high heels akan terlihat lebih menarik dan lebih percaya diri. Untuk wanita dengan postur tubuh pendek dengan menggunakan high heels maka dia akan terlihat lebih ideal tinggi tubuhnya.

Bentuk sepatu high heels yang melancip pada ujung kaki dan bertumit tinggi membuat si pemakai memerlukan kehati-hatian  dalam menggunakannya. Penggunaan yang terus menerus sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh termasuk bagian kaki yang bersentuhan langsung dengan sepatu high heels. Salah satunya adalah cedera pada kaki, lecet dan radang pada kaki sehingga masalah lain dapat mempengaruhi struktur bentuk kaki.

Dari hasil studi yang dimuat dalam journal of applied phsyology yang menemukan bahwa perempuan yang menggunakan high heels selama 40 jam dalam seminggu akan mengalami cara perubahan berjalan, bahkan ketika sepatu bertumit tinggi itu sedang tidak dipakai, itu akan mengalami tekanan mekanikal pada bagian otot betis yang mengurangi efisiensi berjalan, high heels juga menyebabkan kesejajaran  tulang belakang dan pinggul terganggu, serta menyebabkan tekanan pada lutut meningkat. Ditambah lagi dengan penebalan syaraf antara jari-jari kaki sehingga kaki terasa nyeri.
(See more at http://www.pantonanews.com/3536-dampak-penggunaan-high-heels#sthash.0f77oE9X.dpuf)

Diambil dari majalah M-Times Indonesia Edisi Mei-Juni 2013.